Membaca Potensi Ekonomi Dari Emprit Nusantara
Burung pipit atau yang lebih dikenal dengan nama emprit di belahan bumi nusantara sebenarnya memiliki berbagai macam jenis yang tidak kalah dengan finch Afrika dalam hal keindahan bulunya. Contohnya emprit haji, sangat cantik kan? Dengan pola putih di bagian leher sampai kepala. Emprit jawa, dengan batikan ala Pekalongan di bagian dada dan emprit hijau yang menurut saya emprit nusantara dengan bulu terindah.
Nasib burung pipit di Indonesia sendiri terbilang sangat memprihatinkan, bagaimana tidak, mereka hanya di cap sebagai burung hama oleh petani, tidak lebih!. Berbeda dengan burung emprit Afrika seperti halnya blackthroat, sanger, mozambik yang mempunyai nilai jual di negeri ini karena memang mempunyai kelebihan dalam suaranya yang merdu. Meski demikian, di negara asalnya, burung-burung tersebut juga tidak kalah berbeda dengan finch asli nusantara yang hanya dianggap sebagai hama atau musuh petani.
Memang wajar bila burung pipit di Indonesia belum bisa bernilai ekonomi, meski di sebagian wilayah ada sebagian jenis emprit yang sudah menjadi target perburuan untuk di ekspor, emprit hijau misalnya. Banyak faktor yang memengaruhi minimnya minat kicau mania Nusantara tentang hal itu, diantaranya faktor tersebut adalah :
1. Sudah merakyat bahwa burung pipit adalah hama yang harus dibasmi, pemandangan itu bisa kita lihat di pedesaan dimana banyak petani yang membawa senapan untuk memburunya, orang orangan sawah dll.
2. Pipit nusantara kebanyakan tidak memiliki suara merdu dan atau warna yang kurang menarik yang dapat memikat para kicau mania untuk memeliharanya. Meski ada sebagian yang berbulu indah dan unik.
3. Stok yang melimpah di alam bebas, sehingga banyak yang berargumentasi buat apa dipelihara? Siapa yang mau beli? Wajar.
Sebenarnya anggapan itu tidak selamanya benar, terutama pada poin ke tiga. Bila kita kreatif, semua dapat bernilai ekonomi. Penasaran kan? Kita bahas lebih lanjut tipsnya.
1. Memasteri dengan suara burung lain.
Cara ini sudah banyak dilakukan oleh kicau mania dan terbukti berhasil, sekaligus sebagai bantahan bahwa suara burung emprit itu tidak berkelas. Burung emprit suara kenari, gelatik, lovebird, prenjak sudah banyak yang memilikinya. Bila kalian ingin mencetak mprit suara kenari atau lainya maka peliharalah burung emprit sejak kecil lalu tempel terus dengan kenari gacor atau cukup dimasteri dengan Mp3 setiap harinya. Mprit haji menjadi saran utama bila menghendaki hal ini, karena mempunyai bulu yang cantik.
2. Menyilangkan dengan jenis lain.
Meski banyak yang merasa kesulitan menangkar mprit nusantara bukan berarti tidak bisa sama sekali, cobalah kawin silangankan emprit haji dengan emprit Jepang misalnya. Pasti hasilnya akan sangat memukau bila berhasil, janhan khawatir gagal karena sudah ada yang berhasil. Tinggal keuletan san kesabaran kita saja.
Ingat, saat anda berhasil. Nilai ekonomi terletak di keunikanya dan bukan lainya. Inilah seni sesungguhnya kawan. Tidak ada standart harga dalam seni, andalah yang membuat harga itu sendiri.
