Penyebab Blackthroat Macet Bunyi Dan Cara Memulihkanya
Burung blackthroat yang memiliki nama ilmiyah yellow-rumped seedeater (Serinus atrogularis) bukanlah burung asli asal Indonesia melainkan burung dari keluarga Fringilidae yang habitat asalnya adalah dari benua Afrika. Keberadaan blackthroat di nusantara adalah hasil impor meski keberadaan blackthroat saat ini adalah hasil dari peternak lokal dalam negeri.
Burung blackthroat dikenal bermental tangguh dalam berbagai kondisi cuaca, namun apapun predikatnya, blackthroat juga bisa mengalami stres, terutama saat mendapatkan pola perawatan yang kurang baik dari pemiliknya atau faktor x yang memengaruhinya seperti gangguan predator dan lain sebagainya.
Penyebab burung blackthroat stres dan malas berkicau diantaranya dipengaruhi oleh :
1. Burung kaget, seperti suara letusan, mercon yang keras secara tiba-tiba, sangkar jatuh dari tempat yang tinggi dan lainya.
2. Burung trauma, penyebab ini biasanya setelah diganggu hewan predator seperti saat kita lalai meletakan kandang di bawah lalu di ganggu oleh kucing atau karena kandang dimasuki tikus saat malam hari.
3. Polusi udara sekitar, penyebanya bisa seperti blackthroat diletakkan dekat dengan tempat pembakaran sampah.
4. Cuaca Extreem atau blackthroat sering diletakkan di tempat yang selalu diterpa angin kencang.
5. Terlalu berdekatan dengan sangkar yang berisi burung predator seperti cendet dan burung hantu sehingga menjadi takut.
6. Burung mengalami masalah pencernaan ataupun infeksi pernafasan.
7. Burung dalam kondisi breeding atau posisi full birahi.
Perlakuan yang kurang tepat dari pemiliknya juga bisa menjadi faktor burung blackthroat anda mengalami stres dan malas bunyi atau bahkan macet bunyi, biasanya karena kita tidak pernah atau jarang menjemur saat pagi, memberikan asupan pakan tambahan yang berkualitas dan jarang memberi vitamin.
Mengatasi blackthroat macet bunyi
Jika burung blackthroat mengalami stres dan macet bunyi, ada beberapa tips untuk memulihkannya, yakni:
Langkah pertama adalah pindahkan blackthroat ke tempat yang tenang. Tujuannya adalah untuk mempercepat proses pemulihannya. Mandikan burung blackthroat secara rutin setiap hari dengan cara menyemprotnya secara langsung atau dengan menyediakan bak mandi/cepuk kecil yang dimasukkan ke dalam sangkar sehingga burung akan mandi sendiri. Memandikan blackthroat dengan air dingin terbukti dapat membantu proses pemulihan burung stres maupun macet bunyi. Berikan asupan pakan komplit dan kaya nutrisi seperti biji-bijian, buah, serta sayur-sayuran hijau. Berikan pula extra food atau pakan tambahan seperti telur puyuh, kroto. Jemur setiap pagi dengan durasi penjemuran satu jam, lakukan penjemuran setiap pagi hari (setelah matahari terbit) dan setelah itu, pindahkan sangkarnya ke tempat teduh dan tenang lalu anginkan sekitar 10 menit. Kerodong sangkar setelah dianginkan serta tempatkan di dalam ruangan yang tenang sambil di putarkan suara masteran untuk memancing minat burung berbunyi.
Catatan: Selama masa terapi, sebaiknya jangan menggantang sangkarnya berdekatan dengan burung besar yang bersuara kencang seperti kacer, koci dan dan murai batu. Lebih baik burung ditempatkan dalam ruangan untuk mempercepat pemulihan. Jika blackthroat diletakan di luar ruangan maka harus dalam keadaan full kerodong pada waktu siang sampai sore hari, lalu saat sore hari bukalah kerodong tersebut dan tempatkan atau gantung di tempat yang sejuk dan nyaman untuk membangkitkan naluri berkicaunya. Saat maghrib tiba, kerodong sangkar kembali sambil dimasteri. Lakukan hal diatas setiap hari Insya Allah anda akan segera melihat hasilnya.
Itulah sedikit tips memulihkan burung blackthroat stres dan macet bunyi. Semoga bermanfaat, salam cuit-cuit.
